Saturday, August 15, 2009

BUMI SEDANG MENDERITA DEMAM


REFLEKSI MINGGU KE-33
13 AGUSTUS 2009

Apa hubungan antara perumpamaan tentang ‘orang Samaria yang baik hati’ dan ‘the Golden Rule’ dengan lingkungan hidup? Bukankah pilihan-pilihan kita akan rumah, mobil, pakaian, peralatan atau barang-barang yang kita gunakan hanyalah masalah gaya hidup, dan karena itu bukan sesuatu yang berkaitan dengan masalah moral dan spiritual? Apakah Allah mempersoalkan saya mengenderai SUV, membiarkan TV menyala sepanjang malam, atau terbang keliling dunia? Demikian untaian pertanyaan dari J. Matthew Sleeth. Ia juga memberi jawaban lugas bahwa memang Alkitab tidak berbicara langsung tentang hal-hal ini. Semuanya itu belum ada pada zaman Yesus dulu. Akan tetapi, Yesus mengajarkan dan memberi contoh yang sempurna dalam hal kasih. Ajaran kasih dan contoh mengasihi yang Ia beri merupakan dasar moral perilaku dan tindakan kita.

Perampok dan pembunuh saat ini tidak saja mereka yang menggunakan kekerasan fisik atau senjata, tetapi juga dalam bentuk yang lain. Misalnya:

- Mereka yang merokok di tempat umum atau di rumah sendiri yang secara langsung melakukan ‘bunuh diri kredit’ dan secara tidak langsung membunuh orang lain melalui polusi udara yang mereka semburkan.

- Para pemilik industri besar, industri kecil atau rumah-rumah tangga yang mencemari udara, tanah dan air oleh limbah mereka, yang membunuh mahkluk hidup, mengakibatkan ketidakseimbangan dalam alam dan menyebabkan aneka peneyakit kepada orang lain.

- Yang memboroskan bahan bakar untuk hal-hal yang tidak perlu yang mengakibatkan polusi dan pemanasan global. Bukan saja dengan mengendarai kendaraan boros bahan bakar atau penerbangan yang tidak kebutuhan, tetapi juga yang menggunakan barang-barang (pakaian, perhiasan, alat-alat, kertas, kantong plastik secara berlebihan) yang semuanya menguras enerji, merusak ekosistem dan menyisakan banyak penderitaan dan penyakit kepada manusia dan makhluk hidup lainnya.

Sebagai pengikut Kristus, terlalu pendek jarak yang kita tempuh mengikut-Nya sampai di gereja saja. Kita mesti mengikut-Nya dalam seluruh gerak hidup kita: di rumah, di jalan, di lingkungan kerja, di meja makan, di lingkungan bersantai atau beristirahat. Gaya hidup kita penghuni bumi ini amat menentukan keberadaannya, yang saat ini sudah menderita demam karena tingkat konsumsi berlebihan sebagian umat manusia. Secara konkret kita dapat pertimbangkan dan hidupi:

  1. Allah menciptakan bumi ini dan Ia melihatnya baik adanya. Ia tetap menghendakinya baik hingga hari ini bahkan sampai waktu yang Ia tetapkan untuk kesudahannya. Tuhan tidak menghendaki terjadinya ‘kiamat’ sebelum waktu yang Ia tetapkan hanya karena kita umat manusia menghancurkannya.
  2. Yesus mengamanatkan kepada kita untuk memberitakan Injil kepada seluruh makhluk (Mrk 16:15). Itu tidak berarti bahwa kita mengkotbahi monyet atau kecoa, tetapi memelihara alam dan mahluk ciptaan-Nya.
  3. Hukum keenam “Jangan membunuh” bukan hanya larangan membunuh manausia secara langsung tetapi juga larangan membunuh manusia secara tidak langsung bahkan mencakup larangan membunuh bumi dengan membunuh hutan, membunuh danau, membunuh sungai milik Tuhan.
  4. Kata ‘cukup’ dalam bagian dari doa Bapa Kami “Berikanlah kepada kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya”, perlu mendapat perhatian kita secara khusus. Kecukupan merupakan patokan kita mengkonsumsi segala sesuatu. Hal ini juga mengingatkan kita pada pernyataan meneguhkan dari Mahatma Gandhi, “The earth is sufficient for everyone’s needs but not for everyone’s greed.” (Bumi ini cukup menyediakan kebutuhan setiap orang tetapi tidak cukup untuk ketamakan setiap orang).
  5. Kita perlu dengan rendah hati di hadapan Tuhan, saat ini, mengenali hidup kita. Mungkin kita tidak merasa membunuh siapa-siapa, padahal gaya hidup kita yang tidak ramah lingkungan sesungguhnya menyatakan bahwa kita ‘pembunuh’. Kita mungkin tidak kena hukuman pidana karenanya. Tetapi kita berdosa di hadapan Tuhan, dan kita membutuhkan pengampunanNya serta pembaharuan tekad dan kehidupan keseharian.

1 comment:

  1. hello... hapi blogging... have a nice day! just visiting here....

    ReplyDelete

Kami sangat menghargai komentar Anda yang membangun.


ShoutMix chat widget